Penggunaan Google Earth Engine Python API dalam Colab Notebook (GEE-002)

· 2 min read
Penggunaan Google Earth Engine Python API dalam Colab Notebook (GEE-002)

Earth Engine Python API menawarkan kemampuan untuk berinteraksi langsung dengan server Earth Engine menggunakan Python. Anda dapat menggunakan modul Python yang terinstal secara lokal di perangkat Anda ataupun di dalam cloud yang dapat diakses dengan menggunakan interpreter command-line atau dengan menggunakan Jupyter.

Perbedaan antara Earth Engine dengan menggunakan API Python dan Javascript sangatlah kecil, kebanyakan hanya berkaitan dengan variaasinya dalam mendefinisikan fungsi dan variabel, kapitalisasi logical operator, dan karakter objek yang spesifik terhadap bahasa pemrogramannya.

API Earth Engine untuk Python dapat dideploy ke dalam notebook Google Colaboratory (yang interfacenya sangat mirip dengan Jupyter notebook). Colab notebook memang sebenarnya adalah Jupyter notebook yang dijalankan dalam cloud dan terintegrasi dengan Google Drive personal Anda, membuatnya mudah untuk dipersiapkan, diakses, dan dibagikan. Jika Anda merasa kurang familiar dengan Google Colab atau environment Jupyter, Anda dapat mulai mengeksplornya dengan mengunjungi Google Colab.

Gambar 1.1 — Antarmuka utama Google Colaboratory

A. Membuka Colab Notebook

Notebook dapat dibuka dari Google Drive Anda atau dari antarmuka Colaboratory. Untuk membuat notebook Colab baru, Anda dapat membuka halaman utama Colab. Dari halaman utama Google Colab, File > New > New Python 3 notebook. Jika Anda telah membuat file baru ini, Anda dapat mengaksesnya langsung dari Google Drive, double click pada file .ipynb yang telah Anda buat, atau dibuka melalui antarmuka Google Colab.

B. Mengimpor API dan Mendapatkan Credentials

Bagian ini mendemonstrasikan tentang bagaimana cara mengimpor API Earth Engine Python dan mengotentikasi aksesnya. Konten ini tersedia dalam notebook Colab.

Earth Engine API telah secara default terintegrasi dalam Google Colaboratory sehingga Anda tidak perlu melakukan instalasi layaknya pip dalam Python di perangkat Anda. Anda hanya membutuhkan proses impor dan otentikasi. Langkah-langkah ini harus dilakukan pada setiap sesi Colab atau ketika Anda memulai kernel Colab kembali atau ketika Colab VM menghendaki untuk diulang ketika Anda tidak melakukan apapun.

1) Mengimpor API

Jalankan perintah berikut untuk mengimpor API ke dalam sesi yang anda jalankan.

import ee

2) Mengotentikasi dan Menginisialisasi

Jalankan fungsi ee.Authenticate untuk mengotentikasi akses Anda ke server Earth Engine dan fungsi ee.Initialize untuk menginisialisasinya (Anda harus sudah mendaftar ke dalam Earth Engine sebelum melakukan otentikasi). Tambahkan code cell, masukkan line berikut :

# Melakukan otentikasi akun anda terhadap GEE
ee.Authenticate()

# Menginisialisasi library GEE
ee.Initialize()

Dalam langkah ini Anda akan diminta untuk memberikan akses kepada akun Earth Engine Anda.

Gambar 1.2 — Contoh perintah otentikasi

3) Tes API Anda

Tes API Anda dengan mencari ketinggian dari Gunung Merapi menggunakan data ketinggian global (SRTM 30 m). Perhatikan bahwa sebelum menggunakan API Anda harus menginisialisasinya terlebih dahulu. Jalankan script Python di bawah ini dalam cell baru.

# Print ketinggian puncak Merapidem = ee.Image('USGS/SRTMGL1_003')
xy = ee.Geometry.Point([110.4369693, -7.540696])
elev = dem.sample(xy, 30).first().get('elevation').getInfo()
print('Puncak Merapi (m):', elev, 'mdpl')

Jika Anda mendapat keluaran tinggi Puncak Merapi maka Anda berhasil menggunakan Google Colab untuk Google Earth Engine.

Gambar 1.3 — Output dari script pencarian elevasi

Related Articles

Apa itu KeplerGL? (OSS-01)
· 3 min read

Google Earth Engine untuk Pemodelan Kesesuaian Lokasi Budidaya Ikan Kerapu (GEE-015)

Sumberdaya perikanan di Indonesia sangat berlimpah dan dapat dimanfaatkan salah satunya untuk budidaya laut. Budidaya laut perlu didukung data lokasi

· 8 min read