Pemahaman Risiko Penyebaran Virus Corona di DKI Jakarta melalui Analisis Spasial (Spatial Talks-002)

· 3 min read

Analisis Risiko Penyebaran Virus Corona Berdasarkan Faktor Kerentanan

Melalui artikel sebelumnya, telah dibahas bagaimana peran yang perlu dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah. selanjutnya fokus kajian dilakukan terhadap penilaian kerentanan dari Provinsi DKI secara menyeluruh baik melalui aspek sosial maupun ekonomi.
1. Kerentanan Kelurahan berdasarkan distribusi lansia di atas umur 60 tahun dan penyebaran kasus positif COVID-19

Lansia di atas umur 60 tahun memiliki daya tahan tubuh yang lebih rentan, sehingga secara statistik kasus kematian akibat COVID-19 di kelompok ini tinggi ¹. Dari data sebaran kasus positif COVID-19 per 31 Maret (lihat Gambar 2), kasus positif terbanyak di Skala 2 (11-20 kasus) ada di kelurahan Pegadungan, Kalideres, Tomang, dan Kebun Jeruk (Jakarta Barat); Kelapa Gading (Jakarta Timur); dan Senayan (Jakarta Selayan). Pemda DKI Jakarta dapat memprioritaskan perhatian pada kelurahan-kelurahan tersebut, karena jumlah lansia yang tinggi (2.000-4.000 jiwa). Dari analisis spasial ini, terlihat juga pola kelurahan dengan jumlah lansia di atas 8.000 jiwa memiliki kurang dari 10 kasus positif COVID-19 (Skala 1), juga sebaliknya, misalnya, Kelurahan Senayan yang hanya memiliki lansia kurang dari 2.000 jiwa telah mengalami kasus positif sebanyak lebih dari 10 orang (Skala 2). Di Amerika Serikat (AS), misalnya, jumlah anak muda yang terinfeksi COVID-19 lebih banyak dari pada lansia. Oleh karena itu, kita juga perlu memperhatikan kelurahan dengan karakter seperti Senayan. Pencegahan penyebaran lebih baik dilakukan oleh semua orang di tiap kelurahan di DKI Jakarta, terutama di kelurahan-kelurahan dengan populasi lansia yang tinggi.

Gambar 2. Kelurahan Rentan Berdasarkan Jumlah Kasus Positif Covid Terhadap Penduduk Berusia lebih dari 60 tahun

Sumber data:
– Kasus COVID-19 diambil dari kompas.com yang merujuk kepada corona.jakarta.go.id
– Jumlah penduduk berdasarkan usia penduduk per kelurahan 2018 diambil dari Jakarta Open data (data.jakarta.go.id)

2. Kerentanan Kelurahan berdasarkan distribusi penduduk di atas umur 45 tahun yang memiliki penyakit kronis dan penyebaran kasus positif COVID-19
Penduduk yang memiliki penyakit kronis bawaan memiliki risiko yang lebih tinggi². Berdasarkan analisis spasial jumlah penduduk berusia di atas 45 tahun yang memiliki kronis dan jumlah kasus positif COVID-19 per 31 Maret (lihat Gambar 3), diketahui kelurahan yang rentan hanya Kalideres (di atas 500 jiwa) dan Pegadungan (101-200 jiwa). Sedangkan Kelurahan Tomang, Kebun Jeruk, Kelapa Gading Timur, dan Senayan memiliki penduduk usia di atas 45 tahun yang memiliki penyakit kronis di bawah 100 jiwa. Kelurahan lain yang memiliki penduduk dengan jumlah penyakit kronis di atas 400 jiwa tidak menunjukan jumlah kasus positif di Skala 2 (melebih 10 kasus) per 31 Maret. Meski demikian, semua kelurahan yang memiliki penduduk berusia di atas 45 tahun yang memiliki penyakit kronis harus tetap mewaspadai penyebaran COVID-19 ini dengan pembatasan sosial dan pergerakan bagi penderita penyakit kronis di wilayahnya.

Gambar 3. Kelurahan Rentan Berdasarkan Jumlah Kasus Positif Covid Terhadap Penduduk Berpenyakit Kronis berusia > 45 tahun

Sumber data:
– Kasus COVID-19 diambil dari kompas.com yang merujuk kepada corona.jakarta.go.id
– Jumlah penduduk berusia diatas 45 tahun yang memiliki penyakit kronis per kecamatan 2017 diambil dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Sekretariat Wakil Presiden RI (http://bdt.tnp2k.go.id/)

3. Kerentanan kelurahan berdasarkan kepadatan penduduk dan penyebaran kasus positif COVID-19
Saat ini pengendalian penyebaran virus corona di Indonesia, termasuk DKI Jakarta, dilakukan melalui Pembatasan Sosial Berskala Besar di masyarakat. Yang menjadi pertanyaan besar, apakah yang perlu dilakukan terhadap wilayah yang ada di Pulau Jawa yang memiliki kepadatan penduduk tertinggi juga sebagai pulau terpadat sedunia. Seperti yang ditunjukan oleh Gambar 4 – data raster kepadatan penduduk tahun 2015 di DKI Jakarta (kondisi makronya tidak akan berbeda jauh di tahun 2020 ini) – kepadatan penduduk di atas 14.500 Km² berada di wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, dan beberapa area di wilayah Jakarta Timur. Sedangkan wilayah DKI Jakarta lainnya masih memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, yakni di atas 12.000 Km². Dengan demikian penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar ini harus dilakukan penuh kesadaran dengan dukungan sistem yang terbentuk dari masyarakat (bottom-up) di tingkat RW. Ini dapat menjadi salah satu tujuan dari peranan RW Siaga di DKI Jakarta yang bersinergi dengan Kelurahan Tanggap.

Gambar 4. Kelurahan Rentan Berdasarkan Jumlah Kasus Positif Covid Terhadap Kepadatan Penduduk

Sumber data:
– Kasus COVID-19 diambil dari kompas.com yang merujuk kepada corona.jakarta.go.id tanggal 24 Maret 2020
– Data raster kepadatan penduduk 2015 diambil dari worldpop.uk  

Sumber :
¹Penelitian oleh Lembaga Biologi Molekular Eijkman yang menyatakan lansia mmiliki imunitas lebih rendah terhadap virus corona ini.

² Data World Health Organization (WHO) yang memaparkan bahwa kematian akibat virus corona ini 4.05% adalah pasien yang memiliki riwayat penyakit bawaan, baik berusia diatas dan dibawah 60 tahun.

Related Articles

Vegetasi dan Red Edge
· 1 min read

Google Earth Engine untuk Pemodelan Kesesuaian Lokasi Budidaya Ikan Kerapu (GEE-015)

Sumberdaya perikanan di Indonesia sangat berlimpah dan dapat dimanfaatkan salah satunya untuk budidaya laut. Budidaya laut perlu didukung data lokasi

· 8 min read